Minggu, 22 Februari 2015

Let's Take a Look of Finland! The Best Education Quality in the World Ever, Free Tuition Fee for Everyone!

Dear Readers semuanya!!!
Kali ini aku mau membahas sebuah kabar positif bagi kalian yang bermimpi untuk mengejar cita-cita kuliah di luar negeri. Kabar ini datang dari salah satu negara Scandinavia yang pada zaman dahuku terkenal dengan bangsa Viking nya. Negara itu adalah Finlandia. Mungkin di sini aku ingin menginformasikan kembali seperti apa negara Finlandia itu.
Well, actually Finlandia merupakan negara di Kawasan Eropa Utara yang berseberangan langsung dengan Baltic Sea. Jika salah satu diantara kalian ada yang tahu di mana Baltic Sea itu berada, maka pastinya kalian akan membayangkan bahwa Finlandia itu adalah negara beriklim dingin yang memiliki fenomena matahari yang tidak pernah tenggelam pada bulan-bulan tertentu. Yaps, stereotype ini mungkin hampir sepenuhnya benar, karena merujuk pada keadaan geografis Finlandia yang berada di belahan bumi yang paling utara, berdekatan dengan kawasan kutub. Fenomena itu sudah lazim terjadi, dan barangkali sudah dianggap biasa oleh masyarakat di negara yang juga terkenal dengan sebutan "thousands of lake" itu.

So, what thing that makes Finland is so special here?
Yeah, back to the our title above, it's good for you to know that, Finland is actually recorded as the best country in the world in terms of Education Quality. And surprisingly, it offers free Tuition Fee in all of each Education Degree starts from school until the University. It's too WOW. isn't it?? All is free of charge, both for local students or foreign students. But, it exclude of Doctoral Degree which most university in Finland is actually not free. Yeah, i think it is no problem for those who only seek Bachelor Degree or Master Degree.
Well, meskipun pendidikan di Finlandia gratis, tapi ada satu hal yang ingin aku tegaskan di sini mengenai biaya-biaya lain yang akan timbul pada saat kalian berada di sana. Para pelajar internasional yang studi di Finlandia diharuskan untuk membayar biaya-biaya lain yang dibebankan selama menempuh studi di sana, antara lain biaya hidup dan juga Annual Fee yang dibebankan kepada mahasiswanya. Yaps, annual fee di sini basanya bertujuan untuk pemanfaatan fasilitas selama menjadi mahasiswa di sana, seperti pembuatan kartu mahasiswa yang bisa berfungsi jjuga untuk memperoleh diskon pada angkutan umum, kantin kampus, dan sebagainya. Biaya ini biasanya tidak terlalu besar Nah, yang menjadi masalahnya adalah pada biaya hidup dan akomodasi kalian selama berada di sana, yang bisa dikatakan mahal
Berdasarkan informasi yang aku dapat dari beberapa website universitas-universitas di Finlandia, memang biaya pendidikan di sana di-cover oleh pemerintah. Oleh karena itu, jadilah saat ini Pendidikan di Finlandia terbuka bagi siapa saja, termasuk kalian-kalian semua yang saat ini sedang bermimpi seperti aku mengejar pendidikan di luar negeri..Lalu, bagaimana menyiasati biaya hidup selama di Finlandia?
Saran aku sih, jika berniat untuk ngegembel di sana, ada baiknya mencari penghasilan tambahan melalui kerja paruh waktu selama maksimal 20 jam per minggu. For Your Information, bekerja dengan waktu 20 jam per minggu akan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup di Finlandia yang sebulan sekitar 600 euro. Tapi dengan catatan, kalian juga harus fluent alias fasih dalam berbicara bahasa Finnish. Mengapa begitu? Yah kurang lebih samalah kayak kita. Kita juga pasti senang toh jika ada bule yang ternyata bisa fasih berbahasa Indonesia? Itu akan membuat kita semakin dihargai dan bangga jika mereka menggunakan bahasa Indonesia juga. Begitupun dengan masyarakat Finlandia. Dan pertanyaan selanjutnya yang mungkin ada di benak kalian mengenai kerja paruh waktu di sana adalah, bagaimana caranya agar bisa fluent in Finnish? Jawabanku adalah: Take a Course right now! Ada banyak website yang menawarkan kursus bahasa Finnish dengan Audio Visual Method. Cara ini diyakini bisa mempercepat kemampuan seseorang dalam belajar bahasa asing. Situs yang aku saranin untuk belajar Finnish adaalah www.finnishpod101.com. Mungkin ini akan aku bahas di blog lain.
Mengingat susahnya ngegembel di sana, (ngegembel aja susah :D) kalau ngga mau ngegembel, ada baiknya coba melamar beasiswa. Lebih simpel namun butuh Luck Factor juga sepertinya. Hmmm...

Pengajuan aplikasi 
Bagaimana cara mengajukan aplikasi studi di Finlandia? Para pelajar yang berminat tak harus datang ke Finlandia terlebih dahulu. Bisa browsing atau menetapkan pilihan akan mengambil jurusan apa dan di universitas mana. Berbagai informasi terkait program studi tersebut tersedia secara online dan bisa mengajukan aplikasi secara online.
 "Bisa mengajukan aplikasi untuk program yang diminati secara online dan memenuhi berbagai persyaratan. Setiap program berbeda persyaratannya. Everything is online,". Beberapa program unggulan sejumlah universitas di Finlandia di antaranya dalam bidang pengembangan energi, teknologi dan inovasi, seni, dan arsitektur.
Nah, jika kalian berminat, berbagai informasi mengenai studi di Finlandia dapat digali melalui situs web www.studyinfinland.fi.



Well i think that's all for this topic...Thank You so much for coming to my blog... See you in Finland!
hahahahaa....

Sabtu, 21 Februari 2015

A Piece of My Effort Story to Reach My Big Dream

https://d1u1p2xjjiahg3.cloudfront.net/1f8cb566-44d0-4e4e-a057-76ff03a45d4c.jpg
banyak pemimpi yang aealnya ditertawakan sampai dibilang gila. Semua akan bungkam setelah melihat mimpi mereka jadi kenyataan.



Hi Blog Readers semuanya! 
Kali ini aku ingin membahas mengenai persiapanku untuk mengejar mimpi kuliah di luar negeri. Yaps, sedari masa sekolah dulu, entah mengapa aku mempunyai keinginan yang begitu besar untuk meneruskan pendidikan di luar negeri. Berbagai jalan menuju Roma sudah aku tempuh sedemikian rupa, namun dikarenakan saat ini aku masih plin-plan dan bingung mengenai 5W1H untuk melanjutkan kuliah, ditambah lagi dengan kesempatan mendapatkan scholarship yang begitu terbatas dan harus melewati proses yang demikian rumit, maka jadilah saat ini diriku masih saja berada di sini. 
Mungkin perlu readers ketahui, saat aku masih SMA dulu, aku ingin sekali meneruskan kuliah ke Jepang. Dulu aku sangat menyukai bahasa negeri matahari ini, bahkan aku tak pernah mendapatkan nilai jelek di setiap ulangan maupun ujiannya. Yah, tapi mimpi tinggallah mimpi. Di saat sudah mengirimkan surat lamaran beasiswa ke Monbukagakushoo Scholarship, ternyata tidak ada mendapat feedback. Padahal secara eligibilitas, aplikasiku sudah memenuhi syarat. Well, ya sudahlah. Ambil positifnya aja, barangkali masih ada aplikasi yang lebih baik daripada punyaku.
Akhirnya daripada menunggu-nunggu hal yang tak pasti, aku pun mengambil kuliah jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Setidaknya waktu dan umurku tak terbuang sia-sia hanya karena menganggur demi menunggu pembukaan beasiswa lagi. Alasan mengapa mengambil kuliah jurusan Pendidikan bahasa Inggris, cuma sekedar mengasah kemampuan berbahasa asingku supaya nanti kalau memang mimpiku untuk kuliah di luar negeri terwujud, aku tak perlu gagap lagi untuk berbahasa asing. Hahaha. Lagi-lagi, untuk saat ini, semua itu masih sebatas mimpi!
Di sela-sela kuliah, terkadang aku merasa sedikit iri dengan dosen-dosenku. Maksud iri di sini mungkin lebih ke "how could they made those things?". Yaps, bagaimana tidak, mereka rata-rata mengambil S2 di luar negeri sedikit membuatku iri dan bertanya-tanya, apakah aku bisa seperti mereka? Kuliah di Belanda, USA, Australia... "Ahh, bikin iri aja" pikirku dalam hati sambil tertawa. Dan salahnya aku saat itu, dikarenakan aktivitas kuliahku yang sangat padat, aku jadi mengesampingkan mimpiku, dan hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk merubah goal yang tadinya kuliah itu sambilan untuk apply beasiswa, sekarang aku harus fokus untuk menamatkan kuliah ini sebaik-baiknya. Ditambah lagi dengan kenyataan bahwa aku kuliah di universitas swasta, yang pada dasatnya selalu dianggap tidak lebih baik dari universitas-universitas negeri. Maka dari itu aku memutuskan untuk mendapatkan gelar Cumlaude di hari wisuda nanti. Setidaknya, meskipun aku hanya tamatan, kampus swasta, aku masih punya keunggulan lain yang bisa kubanggakan. Dan Alhamdulillah, akhirnya mimpiku itu terwujud. Di hari wisudaku, aku mendapatkan gelar cumlaude, ditambah dengan shocking surprise yaitu mendapatkan piagam penghargaan sebagai Lulusan Terbaik.
Yah, Not Bad... Setidaknya nilai plus yang kudapatkan ini bisa menjadi nilai jual untuk apply beasiswa S2 ke luar negeri. Hahahaha... Alhamdulillah...

Okay Readers, bukan maksudku untuk sombong, cuma bermaksud untuk share pengalaman yang mungkin bisa bermanfaat bagi semuanya, dan juga untuk membuktikan kepada kalian bahwa mewujudkan mimpi itu SANGAT TIDAK MUDAH..... Absolutely!

Well, i think that's all. Next post i will write about my next plan to reach my dream to study abroad.
See you!

Senin, 28 Juli 2014

The Very First Blog Post

Hello everyone!
Ini merupakan postingan blog aku yang pertama. Sebetulnya sih blog ini sudah lama dibikin. Tapi entah kenapa aku males banget nulis. There is so many other things which more important than writing and completing my blog. Hahaha. But then actually I realize that there are so many moments I left without any place to share and to memorize with. Yeah, I confessed it. Then I decided (before it's too late) to start to write anything happened in my life.

Sebetulnya sih hari ini bertepatan dengan hari raya idul fitri. Tanggalnya pun juga tanggal merah. (Ya iyalah). Dan beruntung sekali aku ada kesempatan sampai satu minggu ke depan untuk ngeblog sepuasnya sampai waktu liburan panjang habis. Hahaha.

Mungkin sebelumnya aku akan menjelaskan terlebih dahulu bakal seperti apa blogku ini nantinya.  Aku punya beberapa interest yang pastinya akan terposting sedemikian rupa sehingga kalian semua para pembaca dapat memaklumi sebelumnya. Yaah, semacam T&Cs before you agree to install an application from store. Baiklah. Dan blog ini akan bercerita tentang:
Pengalaman travelling, Curcol mengenai kehidupanku sehari-hari, Cooking dengan style sendiri, semua yang aku inginkan, dll.

Aku ngeblog suka-suka. Dengan gaya aku. Dengan style aku. Yang mungkin basi menurut sebagian orang. Tapi aku tidak pernah ambil pusing, yang terpenting bisa berbagi pengalaman, berbagi ilmu, dan tentunya tidak untuk berbagi uang. Hahaha.

Well, I think that's all my acknowledgement. Thank you so much for your attention, best regards for all of you there.